Borobudur adalah nama sebuah candi buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa tengah, dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Nama Borobudur merupakan
gabungan dari kata Bara dan Budur. Bara dari bahasa Sansekerta berarti
kompleks candi atau biara. Sedangkan Budur berasal dari kata Beduhur
yang berarti di atas, dengan demikian Borobudur berarti Biara di atas
bukit. Sementara menurut sumber lain berarti sebuah gunung yang
berteras-teras (budhara), sementara sumber lainnya mengatakan Borobudur
berarti biara yang terletak di tempat tinggi.
Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan, tiap tahun umat buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan, Karena Borobudur memiliki nilai
sejarah tersendiri yang unik serta bernilai untuk dipelajari.
Rabu, 06 November 2013
TUGAS 5 Indonesia
Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, yang dilintasi garis
khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara
Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia merdeka pada tanggal 17 agustus 2013 , Indonesia memiliki beraneka ragam budaya , suku, agama, bahasa serta seluruh aneka macam makan - makananya.
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau, Nama alternatif yang biasa dipakai adalah Nusantara. Indonesia mempunyai semboyan, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau, Nama alternatif yang biasa dipakai adalah Nusantara. Indonesia mempunyai semboyan, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.
TUGAS 4 Tanda Baca
Tanda baca adalah simbol yang tidak berhubungan dengan fonem (suara) atau kata dan frasa pada suatu bahasa, melainkan berperan untuk menunjukkan struktur dan organisasi suatu tulisan sehingga makna dari tulisan tersebut
tersampaikan dengan baik. dan juga intonasi serta jeda yang dapat diamati sewaktu pembacaan. Aturan tanda baca
berbeda antar bahasa, lokasi, waktu, dan terus berkembang. Beberapa
aspek tanda baca adalah suatu gaya spesifik yang karenanya tergantung
pada pilihan penulis.
Rabu, 16 Oktober 2013
TUGAS KE 3 Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
Ejaan Yang Disempurnakan ( EYD ) adalah ejaan Bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya,Ejaan Republik atau Ejaan soewandi. EYD mencakup penggunaan dalam 12 hal, yaitu penggunaan huruf besar
(kapital), tanda koma, tanda titik, tanda seru, tanda hubung, tanda
titik koma, tanda tanya, tanda petik, tanda titik dua, tanda kurung,
tanda elipsis, dan tanda garis miring.
sumber: http://keranggan.blogspot.com/2009/12/ejaan-yang-disempurnakan-eyd.html
sumber: http://keranggan.blogspot.com/2009/12/ejaan-yang-disempurnakan-eyd.html
Rabu, 09 Oktober 2013
TUGAS 2 RAGAM BAHASA
Ragam Bahasa
Ragam bahasa adalah variasi dalam pemakaian bahasa, yaitu perbedaan penutur, media, situasi, dan bidang. bentuk atau wujud ragam bahasa ditandai oleh ciri-ciri linguistik dan non linguistik. Ragam bahasa linguistik seperti fonologi, morfologi, dan sintaksis dan ragam bahasa non lingustik misalnya lokasi atau tempat penggunaannya, lingkungan sosial pemakaianny, dan lingkungan keprofesian pemakai bahasa yang bersangkutan.Ragam bahasa di bedakan antara lain, ragam bahasa undang-undang, ragam bahasa jurnalistik, ragam bahasa ilmiah, ragam bahasa sastra.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Ragam_bahasa
http://imamsetiyantoro.wordpress.com/tag/macam-macam-ragam-bahasa/
Rabu, 02 Oktober 2013
TUGAS 1 PERANAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA
- Peranan Bahasa Indonesia
sumber :
http://hasanahrainism.blogspot.com/2011/12/peranan-dan-pentingnya-bahasa-dalam.html
- Fungsi Bahasa Indonesia
Sebagai Alat
Untuk Mengembangkan Ilmu Pengetahuan
Bahasa
merupakan alat komunikasi antara yang satu dengan yang lain. Dengan bahasa,
semua hal dapat dimengerti maksud dan tujuan tertentu. Selain itu bahasa juga
digunakan untuk menyampaikan suatu hal, pendapat, ide kepada orang lain agar
bisa memahami apa yang kita inginkan. Selain itu bahasa Indonesia
didalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran
ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai
sarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan
teknologi tidak akan dapat berkembang. Bahasa Indonesia juga digunakan sebagai
alat pengembangan kebudayaan nasional, ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahasa
Indonesia merupakan alat yang digunakan sebagai bahasa media massa untuk
menunjang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
sumber :
http://tseptinia.blogspot.com/2012/10/peranan-dan-fungsi-bahasa-indonesia.html
Rabu, 08 Mei 2013
BAB 14 PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI
Pengertian
Sengketa
Sengketa
adalah suatu perselisihan atau pertengkaran yang terjadi dalam suatu
mengembangkan usaha . atau sesuatu yang menyebabakan perbedaan pendapat yang
dapat menimbulkan pertengakaran baik kecil maupun besar. Contohnya
memperebutkan sesuatu seperti tanah warisan atau lain sebagainya.
Cara-cara
Penyelesaian Sengketa
Usaha manusia untuk meminta maaf atas pertikaian atau konflik dalam
mencapai kestabilan dinamakan “akomodasi”. Pihak-pihak yang berkonflik kemudian
saling menyesuaikan diri pada keadaan tersebut dengan cara bekerja sama.
Bentuk-bentuk akomodasi antara lain
genjatan sejata , arbtrasi, mediasi, konsialisasi, staletmete.
Negosiasi
Negosiasi
adalah cara penyelesaian sengketa dengan perjanjian antara kedua belah pihak
dimana pihak yang satu mempunyai perjanjian untuk kompromi melakukan suatu
kepentingannya dengan cara yang baik
Mediasi
Mediasi
adalah penghentian pertikaian oleh pihak ketiga tetapi tidak diberikan keputusan
yang mengikat. Contoh : PBB membantu menyelesaikan perselisihan antara
Indonesia dengan Belanda.
Arbitrase
Suatu perselisihan yang langsung dihentikan oleh pihak ketiga yang
memberikan keputusan dan diterima serta ditaati oleh kedua belah pihak.
Kejadian seperti ini terlihat setiap hari dan berulangkali di mana saja dalam
masyarakat, bersifat spontan dan informal. Jika pihak ketiga tidak bisa dipilih
maka pemerintah biasanya menunjuk pengadilan.
Perbandingan
antara perundingan arbitrase dengan ligitasi
Arbitrase
adalah Suatu perselisihan yang langsung dihentikan oleh pihak ketiga yang
memberikan keputusan dan diterima serta ditaati oleh kedua belah pihak.
Kejadian seperti ini terlihat setiap hari dan berulangkali di mana saja dalam
masyarakat, bersifat spontan dan informal. Jika pihak ketiga tidak bisa dipilih
maka pemerintah biasanya menunjuk pengadilan.
Litigasi adalah sistem
penyelesaian sengketa melalui lembaga peradilan. Sengketa yang terjadi dan
diperiksa melalui jalur litigasi akan diperiksa dan diputus oleh hakim. Melalui
sistem ini tidak mungkin akan dicapai sebuah win-win solution (solusi yang
memperhatikan kedua belah pihak) karena hakim harus menjatuhkan putusan dimana
salah satu pihak akan menjadi pihak yang menang dan pihak lain menjadi pihak
yang kalah.
Kasus dalam penyelesaian ekonomi
Bank Indonesia (BI) mencatat kasus sengketa antara
bank dengan nasabah di bidang sistem pembayaran, paling banyak didominasi
sengketa kartu kredit.
Hal itu terjadi karena banyak kartu kredit yang hilang dan digunakan orang lain yang tidak berhak. Demikian disampaikan Ketua Tim Mediasi Perbankan Bank Indonesia, Sondang Martha Samosir dalam keterangan tertulis, Jumat (6/1).
"Data penyelesaian sengketa bank dengan nasabah tahun ini meningkat 83% dibandingkan tahun 2010 lalu. Dari total permohonan penyelesaian sengketa yang diterima pada tahun 2010 sebanyak 278 sengketa menjadi 510 kasus. Paling banyak di penyaluran dana 246 kasus dan sistem pembayaran 204 kasus," kata Sondang.
Sondang menjelaskan bahwa di bidang penyaluran dana, permohonan penyelesaian sengketa didominasi dengan permohonan restrukturisasi kredit baik kredit konsumsi maupun kredit modal kerja.
Menurutnya, peningkatan permohonan meningkatnya informasi mengenai keberadaan mediasi perbankan yang difasilitasi Bank Indonesia dikarenakan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap eksistensi Bank Indonesia terkait perlindungan nasabah.
Selain itu, kekurangpahaman nasabah mengenai karakteristik sengketa yang dapat dimediasi. Berikuat data lengkap BI terkait permohonan sengketa nasabah dengan bank: penyaluran dana 246 kasus, sistem pembayaran 206 kasus, penghimpunan dana 47 kasus, produk kerjasama 4 kasus, produk lainnya 4 kasus, di luar permasalahan produk perbanakan 3 kasus.
Sebenarnya, masyarakat dapat mengupayakan sengketanya dengan bank melalui Mediasi Perbankan. Namun masalah yang menjadi sengketa merupakan sengketa keperdataan antara nasabah dengan bank. Untuk nilai tuntutan finansial paling banyak Rp500 juta.
Selain itu nasabah atau pengadu juga tidak sedang dalam proses atau telah mendapatkan keputusan dari lembaga arbitrase, peradilan, atau lembaga mediasi lainnya, Pernah diupayakan penyelesaiannya oleh bank (melalui mekanisme pengaduan nasabah), dan belum pernah diproses dalam mediasi perbankan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia.
Hal itu terjadi karena banyak kartu kredit yang hilang dan digunakan orang lain yang tidak berhak. Demikian disampaikan Ketua Tim Mediasi Perbankan Bank Indonesia, Sondang Martha Samosir dalam keterangan tertulis, Jumat (6/1).
"Data penyelesaian sengketa bank dengan nasabah tahun ini meningkat 83% dibandingkan tahun 2010 lalu. Dari total permohonan penyelesaian sengketa yang diterima pada tahun 2010 sebanyak 278 sengketa menjadi 510 kasus. Paling banyak di penyaluran dana 246 kasus dan sistem pembayaran 204 kasus," kata Sondang.
Sondang menjelaskan bahwa di bidang penyaluran dana, permohonan penyelesaian sengketa didominasi dengan permohonan restrukturisasi kredit baik kredit konsumsi maupun kredit modal kerja.
Menurutnya, peningkatan permohonan meningkatnya informasi mengenai keberadaan mediasi perbankan yang difasilitasi Bank Indonesia dikarenakan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap eksistensi Bank Indonesia terkait perlindungan nasabah.
Selain itu, kekurangpahaman nasabah mengenai karakteristik sengketa yang dapat dimediasi. Berikuat data lengkap BI terkait permohonan sengketa nasabah dengan bank: penyaluran dana 246 kasus, sistem pembayaran 206 kasus, penghimpunan dana 47 kasus, produk kerjasama 4 kasus, produk lainnya 4 kasus, di luar permasalahan produk perbanakan 3 kasus.
Sebenarnya, masyarakat dapat mengupayakan sengketanya dengan bank melalui Mediasi Perbankan. Namun masalah yang menjadi sengketa merupakan sengketa keperdataan antara nasabah dengan bank. Untuk nilai tuntutan finansial paling banyak Rp500 juta.
Selain itu nasabah atau pengadu juga tidak sedang dalam proses atau telah mendapatkan keputusan dari lembaga arbitrase, peradilan, atau lembaga mediasi lainnya, Pernah diupayakan penyelesaiannya oleh bank (melalui mekanisme pengaduan nasabah), dan belum pernah diproses dalam mediasi perbankan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia.
BI Catat
510 Kasus Sengketa Nasabah Bank.
Kesimpulan
Dalam
kasus penyeleseai sengkata mengenai kartu kredit ini seharusnya pihak
pemerintah atau pihak bank dapat bertindak lebih bijaksana terhadap kasus-kasus
sengketa karena nasabah yang mungkin masih awam dalam dunia perbankan sebaiknya
pihak bank menghimbau agar nasabah lebih berhati-hati dalam menjaga kartu
kreditnya.
Sumber
http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1815934/bi-catat-510-kasus-sengketa-nasabah-bank
http://fahran77.wordpress.com/2011/03/31/perbandingan-antara-perundigan-arbitrase-dan-litigasi/
Langganan:
Postingan (Atom)